Berempati kepada sesama, salahsatu kebutuhan antar manusia. Penting kah? Jelas penting. Berempati menurut saya akan sangat memotivasi dan memberi dukungan moril. Khususnya bagi orang lain yg mengalami moment yg menyedihkan. Y seperti beberapa moment yg sempat saya rekam akhir2 ini.
Bayangkan saja, setelah lebih dari 7th berlalu dalam pernikahan teman dekat saya menunggu datangnya seorang putra/putri, saya sebagai teman dekat beliau sangatlah bahagia sekali. Betapa bahagianya beliau ber2. Namun, selang sehari setelah kabar bahagia itu sampai telinga saya, menyusul kabar yg sedih bagi saya. Kandungan yg berumur beberapa minggu, janin yg ditunggu2 setelah beberapa minggu, banyak minggu harus pupus. Bayangkan kesedihan mendalam bagi keduanya, saya hanya teman dekat yg tidak berada dalam posisi beliau2. Cuma,...deg sedih sekali hati saya. Remukkah hati beliau berdua. Jelas pasti.
"Yang sabar, yg ikhlas, insyaAllah nanti bakal diganti dengan yg lebih sehat mas" hanya itu yg terucap dari mulut saya. Knapa hanya satu kalimat itu saja? Speechless, saya tidak mampu berkata2. Setidaknya sedikit meringankan pikiran mereka, semoga.
Semoga diberikan kekuatan lahir batin, tetap dekat kepada Allah. Percaya deh, Allah tidak kemana2. Dia senantiasa di atas Arsy Yang Agung. Dengan tiang2 kokoh nan bercahaya.
Sahabat bukan hanya ketika dalam keadaan bahagia saja. Carilah sahabat dalam keadaan sedih maupun susah. That the real friends.
Berusahalah semaksimal mungkin, ingat bahwa proses tidak akan pernah mengkhianati hasil.
Setelah berusaha semaksimal mungkin, perkara hasil pasrahkan kepada Allah.
Ikhtiar then tawakal.
Bukan menggurui, cuma saya pernah mengalami bagaimana hasil test sperma dalam 100% sperma, hanya 3% saja yg bagus.
Sedikit itu bukan berarti nihil. Ada harapan.
Maksimalkan yg 3% itu, berdoa kepada Allah, "berikanlah 1 sperma saja yg paling baik paling kuat dalam 3% itu ya Allah. Tolong hambamu ini, kabulkam doa hambamu ini, segalanya aku pasrahkan kepadaMu"
Walaupun harus oprasi varicocel, tetap saya jalani.
2minggu setelah oprasi hasilnya bagaimana?
A miracle, istri hamil 5minggu.
Artinya, 3minggu sebelum oprasi alhamdulillah sudah hamil.
Perut apa kabar setelah diodel2?
Bagaimana perasaan, seharusnya kan g perlu oprasi? Mana saya tau?
Saya tetap bersyukur, alhamdulillah jadi lebih sehat.
Intinya apa?
Ikhtiar semaksimal mungkin.
Tawakal semaksimal mungkin.
All out, all about, all day in, all day out
Sekian... Bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar